Oleh: hendryfikri | Mei 22, 2009

Bill Gates memilih Neraka

Bill Gates memilih Neraka

Bill Gates meninggal dunia dalam sebuah kecelakaan.
ia mendapatkan dirinya berada di sebuah tempat api penyucian (dosa).
Tuhan berada di sana dan berkata, “Baiklah, Bill, Saya benar-benar
bingung dengan panggilan ini. Saya tidak begitu yakin, apakah saya harus
mengirimkan kamu ke neraka atau ke surga. Karena saya lihat, kamu sudah
membantu masyarakat dengan meletakkan komputer di setiap rumah hampir di
seluruh dunia dan menciptakan Windows 95 yang sangat menakjubkan itu.
Akan saya perbuat sesuatu yang belum pernah saya lakukan sebelumnya.
Khusus untuk kasus ini, saya akan memberikan kebebasan kepadamu untuk
memutuskan dimana kamu ingin tinggal.”
Bill menjawab, “Baik, terima kasih Tuhan. Tapi apa bedanya antara surga
dan neraka itu?
Tuhan berkata, “Saya mengijinkan kamu untuk mengunjungi keduanya dahulu
supaya kamu lebih mudah mengambil keputusan”.
“Oke. Kalau begitu, saya coba melihat neraka dulu.”
Kemudian Bill pergi ke neraka. Ternyata ia melihat bahwa neraka
merupakan tempat yang sangat indah, bersih dengan pantai pasir putihnya
disertai air yang bening.
Dan terdapat ribuan wanita cantik yang berlarian, berenang, bermain air,
tertawa riang gembira. Matahari pun bersinar cerah dengan suasana yang
sejuk dan nyaman, sempurna sekali.
Bill tampak sangat senang. “Wow, luar biasa!!! Indah sekali di sana!!”,
katanya kepada Tuhan, “Kalau neraka saja seperti itu, saya ingin sekali
melihat surga!”
“Baik,” kata Tuhan. Segera mereka pergi ke surga untuk melihat suasana
di sana.
Bill melihat surga yang berada di tempat tinggi dengan diliputi
awan-awan. Berlaksa-laksa malaikat sedang bermain harpa dan bernyanyi.
Dia merasa damai melihat suasana di surga tapi dia tidak tampak
bergairah seperti ketika melihat neraka.
Bill berfikir sejenak, dan akhirnya mengambil keputusan.
“Hmm, saya pikir… saya akan betah tinggal di neraka, Tuhan.” Dia
berkata kepada Tuhan.
“Baiklah, kalau begitu,” jawab Tuhan, “sesuai dengan keinginanmu. ”
Kemudian Bill Gates pergi dan tinggal di neraka.
Dua minggu kemudian, Tuhan ingin melihat keadaan sang Jutawan, Bill
Gates, ini untuk memastikan keadaannya baik-baik saja dan apa yang
sedang dilakukan.
Ketika Tuhan sampai di neraka, Ia menemukan Bill sedang berada di lorong
yang gelap dan berteriak ditengah-tengah api yang menyala-nyala. Ia
merasa terbakar dan tersiksa.
“Bagaimana keadaanmu, Bill?”, Tuhan bertanya.
Bill menjawab dengan suara yang berat, penuh penderitaan dan tak
berpengharapan.
“Sangat mengerikan, Tuhan. Ini tidak sama seperti apa yang saya lihat
kemarin. Dimana pantai berpasir putih, wanita-wanita cantik yang dulu
ada di sini itu?? Apa yang terjadi Tuhan??”
Tuhan berkata, “Oh Itu kan hanya screen saver, Bill!”


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: