Oleh: hendryfikri | Juli 18, 2009

Meredam Kemarahan Istri dengan Nasyid

Istri anda sering ngambek?

Ngomel terus tanpa henti karena anda sebagai suami keseringan tidur?

Cemberut karena melihat suami yang tidak kunjung berubah sikapnya?

😦😦😦

Dalam berkeluarga, pertengkaran suami-istri dalam rumah tangga memang tidak dapat dihindarkan. Bahkan, sekaliber ustadz dan ustadzah-pun hal ini bisa terjadi.

Sebagai suami pasti akan merasa hancur hatinya ketika melihat istrinya ngambek, ngomel dan cemberut.

Mau balik marahi istri…. Eits…. tunggu dulu!!

bukannya masalah selesai, malah makin runyam.

bisa-bisa syetan malah ikut-ikutan mengompori.

ingatkan sebuah hadits.

Sesungguhnya wanita seumpama tulang rusuk yang bengkok.
Bila kamu membiarkannya (bengkok) kamu memperoleh
manfaatnya dan bila kamu berusaha meluruskannya
maka kamu mematahkannya. “(HR. Ath-Thahawi)

jadi, wajarlah jika mereka terkadang sering terlihat kesal, cemberut, marah, ngomel.

padahal tadi pagi istri asyik bercanda dengan kita.

karena memang kondisi mereka yang terkadang juga labil, apalagi jika akan datang bulan.

Nah, Bagi suami, perlu siap-siap siaga 2! siapkan telingamu dan jiwamu…..😀😀

Pintar-pintarlah suami membaca perubahan kejiwaan sang istri.

Yah…. daripada melihat kekurangan istri, mending kita lihat kekurangan diri sendiri.

mungkin kita kurang perhatian dengan istri, melakukan hal yang tidak disukai istri, atau bahkan keseringan tidur (berdasarkan survey lho!!!).🙂

Bila Istri sedang ngambek, marah dan kesal, Coba deh tips ini.

melantunkan nasyid “belahan Jiwa” dari Hawari.

caranya lantunkan sambil mencuci baju, cuci piring, gosok, atau bahkan dengan pura-pura menyapu.

gak perlu dihafal semua, cukup reffnya aja.

istriku sayang belahan jiwaku….. dst”

dibawah ini teks nasyidnya.

File mp3-nya ada di my file/Box File di blog ini . tinggal di download saja.

Semoga berhasil……!!!

pandangilah wajah istrimu yang tercinta
bayangkan penat lelah yang dirasakan
namun tak pernah istrimu berkeluh kesah
mengabdikan jiwa raganya kepadamu

jangan kau siakan pengorbananya
jangan kau sakiti permaisurimu
jangan biarkan dia bersedih menitikkan air mata

sebelum detak jantung istrimu berhenti
kasihi istrimu dengan sepenuh hati
sebelum istrimu kembali pada Tuhan
sayangi istrimu jangan kau sakiti

bahagiakan bidadarimu
belailah permaisurimu

Reff : istriku sayang belahan jiwaku
janganlah engkau bersedih hati
istriku sayang permaisuriku
bidadariku dunia akhirat


Responses

  1. sudah ada buktinya belum tuh..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: