Oleh: hendryfikri | Agustus 27, 2009

Tahukah Anda, Menyusui anak tidak harus sampai 2 tahun?

Bagi Orang tua yang ingin mempunyai anak yang kuat, dan punya daya tahan tubuh yang lebih, maka kebutuhan asi bagi sang anak sangatlah penting. Pertanyaannya adalah, berapa lama masa menyusui bagi anak kita? haruskah menyapihnya sampai 2 tahun?

Insyaalloh pertanyaan tersebut akan terjawab dari riwayat berikut.

Sumber : Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir

Muhammad bin Ishaq bin Yassar meriwayatkan bahwa Mu’ammar bin Abdullah al-Juhani berkata, “Salah seorang dari kami menikahi seorang wanita dari suku Juhainah. Kemudian dia melahirkan setelah masa kehamilan enam bulan.

Kemudian suaminya pergi kepada Utsman r.a dan menceritakan hal itu kepada beliau.

Maka segeralah beliau mengirimkan utusan kepada wanita itu.

ketika dia hendak berdiri hendak memakai pakaiannya, saudara perempuannya menangis. Bertanyalah dia, “Mengapa Engkau menangis?

Demi Alloh, tidak ada seorang pun yang berani bersetubuh denganku dari para abdi Allah SWT selain dirinya (suaminya), kemudian Allah menakdirkan kepadaku sesuatu yang Dia kehendaki”.

Ketika wanita itu dihadirkan kepada Utsman, segera beliau memerintahkan agar wanita itu dirajam. Maka sampailah berita itu kepada Ali r.a. , segeralah dia datang menghampiri beliau dan berkata, “Apakah yang Anda lakukan?”

Utsman menjawab, “Dia melahirkan setelah enam bulan hamil. Apakah hal itu bisa terjadi?”

Ali r.a kemudian menjawab, “Tidakkah Anda membaca Al-Qur’an?”

Utsman menjawab, “Tentu”.

Ali kemudian mengatakan, “Tidakkah Anda dengar bahwa Allah SWT telah berfirman, “Dan masa kehamilannya dan masa menyapihnya adalah tiga puluh bulan. (Al-Ahqaf :15) “ Dan Allah SWT telah berfirman pula, “Dua tahun yang sempurna” (Al-baqarah:233).

Maka kita tidak menemukan kehamilan yang minimal kecuali enam bulan. “

Utsman kemudian berkata, “Engkau berpikir cerdas tentang masalah ini. Bawalah wanita itu kesini”. “akan tetapi, mereka mendapati wanita itu telah selesai dirajam.

Berkatalah Mu’ammar, “Tidaklah burung gagak dengan burung gagak dan telur dengan telur lebih mirip daripada miripnya si anak itu dengan ayahnya. “

Ketika si ayah melihat anaknya, berkatalah dia, “Putraku! Aku tidak lagi meragukan bahwa kamu adalah anakku.”

Kemudian Allah menghukumnya dengan luka bernanah pada wajahnya disertai belatung. Maka tidak hentinya dia memakannya hingga mati. Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim.

Diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim bahwa Ibnu Abbas berkata, “Bila seorang wanita melahirkan setelah sembilan bulan mengandung, maka cukuplah dia menyusui anaknya selama 21 bulan.

Bila dia melahirkan setelah mengandung tujuh bulan maka cukuplah baginya menyusui bayinya selama 23 bulan. Dan bila dia melahirkan setelah masa mengandung enam bulan maka hendaklah dia menyusui bayinya selama dua tahun penuh.

Hal ini berdasarkan firman Allah SWT, “Dan masa mengandungnya dan masa menyapihnya adalah tiga puluh bulan, sehingga apabila dia telah dewasa,”yaitu kuat, muda dan dewasa, “dan umurnya sampai umur empat puluh tahun,” yaitu akalnya matang dan pemahamannya telah sempurna.


Responses

  1. Hmmmm….
    referensi yang cocok. Insya Alloh sebentar lagi ana mau jadi seorang abi …

    • Barokalloh akhi, ana do’akan persalinannya dilancarkan oleh alloh.
      terus berdo’a dan banyak beristighfar. jangan berhenti memberi motivasi istri. 🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: