Oleh: hendryfikri | Agustus 27, 2009

Tahukah Anda, Menyusui anak tidak harus sampai 2 tahun?

Bagi Orang tua yang ingin mempunyai anak yang kuat, dan punya daya tahan tubuh yang lebih, maka kebutuhan asi bagi sang anak sangatlah penting. Pertanyaannya adalah, berapa lama masa menyusui bagi anak kita? haruskah menyapihnya sampai 2 tahun?

Insyaalloh pertanyaan tersebut akan terjawab dari riwayat berikut.

Sumber : Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir

Muhammad bin Ishaq bin Yassar meriwayatkan bahwa Mu’ammar bin Abdullah al-Juhani berkata, “Salah seorang dari kami menikahi seorang wanita dari suku Juhainah. Kemudian dia melahirkan setelah masa kehamilan enam bulan.

Kemudian suaminya pergi kepada Utsman r.a dan menceritakan hal itu kepada beliau.

Maka segeralah beliau mengirimkan utusan kepada wanita itu.

ketika dia hendak berdiri hendak memakai pakaiannya, saudara perempuannya menangis. Bertanyalah dia, “Mengapa Engkau menangis?

Demi Alloh, tidak ada seorang pun yang berani bersetubuh denganku dari para abdi Allah SWT selain dirinya (suaminya), kemudian Allah menakdirkan kepadaku sesuatu yang Dia kehendaki”.

Ketika wanita itu dihadirkan kepada Utsman, segera beliau memerintahkan agar wanita itu dirajam. Maka sampailah berita itu kepada Ali r.a. , segeralah dia datang menghampiri beliau dan berkata, “Apakah yang Anda lakukan?”

Utsman menjawab, “Dia melahirkan setelah enam bulan hamil. Apakah hal itu bisa terjadi?” Baca Lanjutannya…

Iklan
Oleh: hendryfikri | Agustus 10, 2009

Ibu dan Gagak (Other’s Perspective)

Kemarin, aku mendapat taujih dari seorang ustadz tentang amal yang istimror (terus menerus), kemudian diberikanlah sebuah ilustrasi tentang sebuah kisah dari sang muwajjih, kisahnya adalah tentang Ibu dan Gagak. Perasaanku sih dah pernah dengar cerita ini, tidak begitu asing kudengar. Coba-coba browsing di internet kuketikkan: Ibu dan Gagak……. loading…..

dan ternyata banyak sekali tulisan yang mirip. tapi sayang, banyak yang tidak menyebutkan sumbernya dari mana. ada yang mengatakan sih kalo ini adalah kisah nyata seorang ibu dari spanyol. berikut tulisannya diambil dari salah satu website….


 

Pada suatu petang seorang tua bersama anak mudanya yang baru menamatkan
pendidikan tinggi duduk berbincang-bincang di halaman sambil memperhatikan
suasana di sekitar mereka.

Tiba-tiba seekor burung gagak hinggap di ranting pokok berhampiran.

Si ibu lalu menuding jari ke arah gagak sambil bertanya,

“Nak, apakah benda itu?”

“Burung gagak”, jawab si anak. Baca Lanjutannya…

Oleh: hendryfikri | Juli 31, 2009

Kanoute, Teruslah Bermain Bola….

Seandainya Sevilla yang datang ke Indonesia, bukan MU.

Mungkin sang pengebom akan berfikir dua kali….  🙂

http://www.eramuslim.com/berita/dakwah-mancanegara/kanoute-muslim-di-luar-dan-dalam-lapangan.htm

Kanoute: Muslim di Luar dan Dalam Lapangan

Selasa, 02/06/2009 09:33 WIB

Tak banyak pesepak bola Muslim yang mau menunjukkan identitas keislamannya di lapangan hijau. Pengecualian itu tak berlaku buat Frederic Kanoute. Penyerang klub sepakbola asal Spanyol, Sevilla bangga menjadi seorang Muslim, dan itu ia tunjukan dengan jelas dalam aksi, sikap hidup, atau selebrasinya.

Hidup di Barat, dan bergelut dengan budaya serta kebiasaan yang banyak bertentangan dengan prinsip hidup seorang Muslim, memang berat. Apalagi di dunia sepak bola, satu bidang olahraga yang paling popular di Eropa dan sangat memberi ruang pada kebebasan duniawi. Bahkan cenderung membuat orang lupa akan nilai-nilai agama. Kalaupun ada, untuk insan pesepak bola Muslim, diharuskan berhati-hati. Bukan rahasia lagi, sentimen agama masih keras dirasakan, selain juga anti-Islam yang banyak didengungkan oleh banyak pihak.

Kita tentu mengenal beberapa nama terkenal yang menghiasi dunia bola internasional. Misalnya saja, Zinedine Zidane. Jika Anda pergi ke tanah Arab dan berjumpa dengan seorang penggila bola di sana, maka jangan heran jika Zidane dianggap dewa, dikagumi sedemikian rupa. Alasannya? “Zidane seorang Muslim!”. Tapi apa daya, jarang sekali, bahkan mungkin kita tidak pernah melihat Zidane menunjukan sikapnya yang Muslim itu sendiri. Jika merayakan gol, Zidane biasa saja. Berita-berita tentang keseharian Zidane yang menunjukan kebiasaan Muslimnya, amatlah minim. Terus, kedua anak Zidane pun diberi nama Enzo dan Luca, dua nama yang sama sekali tidak mencirikan identitas Islam.

Zidane hanya satu contoh. Di Jerman, ada Franck Ribery yang juga Muslim namun—maaf—masih ikut menenggak bir ketika Bayern Muenchen juara liga. Di Premier League, Nicolas Anelka sering meletakan dua tangannya usai mencetak gol sebagai tanda syukur yang menunjukan ia seorang Muslim. Namun, media Inggris juga ramai memberitakan kehidupan bebasnya. Wallohu alam.

Namun, berbeda dengan Frederic Kanoute. Di dalam dan luar lapangan, ia adalah Muslim sejati. Siapa Kanoute? Baca Lanjutannya…

Oleh: hendryfikri | Juli 25, 2009

6 Tips Ketika Bertengkar dengan Istri

Buat para suami yang sering bertengkar dengan istri. atau bahkan tadi pagi baru saja bertengkar dan sekarang ini masih dalam masa gencatan senjata (hehe kaya’ perang aja.) 😀

Coba tips berikut ini mudah-mudahan berguna. Saya himpun dari berbagai sumber dan pengalaman orang-orang sekitar.

    1. Ingat kebaikan-kebaikan istri.

    Sering kali ketika marah, muncul pikiran-pikiran seperti ini.

    Dasar egois, maunya menang sendiri”

    susah banget diatur sih nih orang”

    gak ngertiin banget sih”

    kayaknya kita dah gak cocok deh”

    Nah lho, hati-hati tuh!!! setan dah mulai bermain….

    Coba ingat kebaikan-kebaikan istri. masa sih gak ada satupun.?

    ingat, ketika dia menunggu kita makan sampai perutnya sendiri keroncongan, demi untuk bisa makan bareng dengan sang suami tercinta.

    ingat, ketika dia mencari pakaian yang pas dengan kita. demi agar kita bisa tampil berwibawa didepan orang lain.

    ingat, ketika dia menunggui kita ketika sakit, memijiti kita ketika kita kecapek-an, walaupun dirinya sendiri merasakan sakit yang sama.

    ingat, ketika dia selalu menyuguhkan makanan yang terbaik buat kita, tanpa memperdulikan bagaimana sulit membuat dan meracik makanan tadi.

    banyak sekali bukan???? itu baru sebagian saja, tidak cukup kalau semua ditulis di blog ini.

    Ingat, selalu berfikir Positif. 😉

    2. Kerjakan pekerjaan rumah.

    Kesel, marah daripada banyak waktu terbuang memikirkan yang bukan-bukan.

    lebih baik lakukan pekerjaan rumah. entah itu nyuci baju, nyetrika, nyuci piring, bersih-bersih rumah.

    biasanya jika rasa kesal kita salurkan kepada pekerjaan-pekerjaan fisik seperti ini, hasilnya bisa maksimal. gak percaya, buktikan sendiri…!!! Cucian yang segunung pun bisa diselesaikan lho….. !!!!!

    Paling-paling reaksi istri begini “kayaknya harus sering marahan nih, biar pekerjaan rumah selesai semua” 😀 😀 Baca Lanjutannya…

Oleh: hendryfikri | Juli 18, 2009

Meredam Kemarahan Istri dengan Nasyid

Istri anda sering ngambek?

Ngomel terus tanpa henti karena anda sebagai suami keseringan tidur?

Cemberut karena melihat suami yang tidak kunjung berubah sikapnya?

😦 😦 😦

Dalam berkeluarga, pertengkaran suami-istri dalam rumah tangga memang tidak dapat dihindarkan. Bahkan, sekaliber ustadz dan ustadzah-pun hal ini bisa terjadi.

Sebagai suami pasti akan merasa hancur hatinya ketika melihat istrinya ngambek, ngomel dan cemberut.

Mau balik marahi istri…. Eits…. tunggu dulu!!

bukannya masalah selesai, malah makin runyam.

bisa-bisa syetan malah ikut-ikutan mengompori.

ingatkan sebuah hadits.

Sesungguhnya wanita seumpama tulang rusuk yang bengkok.
Bila kamu membiarkannya (bengkok) kamu memperoleh
manfaatnya dan bila kamu berusaha meluruskannya
maka kamu mematahkannya. “(HR. Ath-Thahawi)

jadi, wajarlah jika mereka terkadang sering terlihat kesal, cemberut, marah, ngomel.

padahal tadi pagi istri asyik bercanda dengan kita.

karena memang kondisi mereka yang terkadang juga labil, apalagi jika akan datang bulan.

Nah, Bagi suami, perlu siap-siap siaga 2! siapkan telingamu dan jiwamu….. 😀 😀 Baca Lanjutannya…

Oleh: hendryfikri | Juli 16, 2009

Filosofi sebuah pensil

Mumet…. banyak kerjaan numpuk. Jangankan Nulis, Chatting aja gak sempet!!! 😦

Terpaksa deh copy-paste aja deh dari milis sebelah. mudah-mudahan berguna. 🙂

Sumber : http://sigitwahyu.net/motivasi-dan-renungan/filosofi-sebuah-pensil.html

Seorang anak bertanya kepada neneknya yang sedang menulis sebuah surat. “Nenek lagi menulis tentang pengalaman kita ya? atau tentang aku?” Mendengar pertanyaan si cucu, sang nenek berhenti menulis dan berkata kepada cucunya, “Sebenarnya nenek sedang menulis tentang kamu, tapi ada yang lebih penting dari isi tulisan ini yaitu pensil yang nenek pakai. “Nenek harap kamu bakal seperti pensil ini ketika kamu besar nanti” ujar si nenek lagi.
Mendengar jawab ini, si cucu kemudian melihat pensilnya dan bertanya kembali kepada sinenek ketika dia melihat tidak ada yang istimewa dari pensil yang nenek pakai. “Tapi nek sepertinya pensil itu sama saja dengan pensil yang lainnya.” Ujar sicucu. Si nenek kemudian menjawab, “Itu semua tergantung bagaimana kamu melihat pensil ini.”
“Pensil ini mempunyai 5 kualitas yang bisa membuatmu selalu tenang dalam menjalani hidup, kalau kamu selalu memegang prinsip-prinsip itu di dalam hidup ini.”
Si nenek kemudian menjelaskan 5 kualitas dari sebuah pensil.
“Kualitas pertama, pensil mengingatkan kamu kalo kamu bisa berbuat hal yang hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil ketika menulis, kamu jangan pernah lupa kalau ada tangan yang selalu membimbing langkah kamu dalam hidup ini. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya” .
“Kualitas kedua, dalam proses menulis, nenek kadang beberapa kali harus berhenti dan menggunakan rautan untuk menajamkan kembali pensil nenek. Rautan ini pasti akan membuat si pensil menderita. Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil akan mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dengan kamu, dalam hidup ini kamu harus berani menerima penderitaan dan kesusahan, karena merekalah yang akan membuatmu menjadi orang yang lebih baik”.
“Kualitas ketiga, pensil selalu memberikan kita kesempatan untuk mempergunakan penghapus, untuk memperbaiki kata-kata yang salah. Oleh karena itu memperbaiki kesalahan kita dalam hidup ini, bukanlah hal yang jelek. Itu bisa membantu kita untuk tetap berada pada jalan yang benar”.
“Kualitas keempat, bagian yang paling penting dari sebuah pensil bukanlah bagian luarnya, melainkan arang yang ada di dalam sebuah pensil. Oleh sebab itu, selalulah hati-hati dan menyadari hal-hal di dalam dirimu”.
“Kualitas kelima, adalah sebuah pensil selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga kamu, kamu harus sadar kalau apapun yang kamu perbuatdalam hidup ini akan meninggalkan kesan. Oleh karena itu selalulah hati-hati dan sadar terhadap semua tindakan”.

Catatan Kecilku
5 Kualitas itu :
1. Optimis dalam hidup, Optimalkan kemampuan yang ada. Dan yang paling penting, segala aktivitas niatkan hanya untuk beribadah kepada alloh ta’ala.
2. Selalu Mutaba’ah (evaluasi diri) setelah melakukan aktivitas/pekerjaan. Ujian dan Cobaan merupakan cara alloh untuk menguji keimanan hamba-Nya.
3. Manusia adalah tempat salah dan lupa. segera bertaubat setelah melakukan kesalahan. dan berazzam untuk tidak melakukan kesalahan yang sama.
4. Orang yang paling tinggi derajatnya disisi alloh swt adalah dari kualitas ketaqwaannya, bukan dari bentuk fisik dan rupa seseorang. teruslah berupaya meningkatkan ketaqwaan kita kepada alloh.
5. Segala amal ibadah akan dipertanggung jawabkan dihadapan Alloh Swt. So, jadikan hidup ini berguna dan carilah bekal sebanyak-banyaknya untuk kehidupan di akhirat kelak.

Oleh: hendryfikri | Juli 14, 2009

Istri Dominan (Bag-I)

Suatu kali aku dan istriku menyaksikan sebuah acara entertainment “Masihkah kau mencintaiku” di RCTI. Bukannya tanpa alasan kami tidur larut malam, tapi memang ada kerjaan koreksian hasil Ujian anak-anak sekolah, murid istriku. iseng-iseng sambil ngoreksi istriku penasaran juga dengan cerita teman-temanya yg sering menyaksikan acara ini.

Di acara itu disuguhkan tentang pertikaian suami-istri, inti permasalahannya sang istri disebut’terlalu dominan’ dalam rumah tangganya. dipaparkan, si istri yang mengatur semua keuangan keluarganya.

dari mulai rekening tabungan dibawa oleh sang istri, sampai-sampai setiap hari sang suami hanya diberi jatah 50 rb perhari, tidak boleh lebih.Dan hal itu dibenarkan sang istri “ini semua demi kebaikan keluarga kita juga”. Bukan itu saja sang suamilah yang meyuguhkan kopi setiap hari kepada sang istri, mengepel dan pekerjaan rumah lainnya dan lagi-lagi sang istri berkata ”selama ini suami saya tidak keberatan kok”…. kemudian keluarga dari istri maupun suami saling adu argumen untuk membenarkan keluarga masing-masing.

Astaghfirulloh.. segera saja kumatikan tuh TV. “acara yang tidak mendidik, acara begini kok banyak yang suka, mending tidur aja mi, besok lagi aja ngoreksinya”.

Kesal sekali melihatnya, Bagaimana mungkin fungsi seorang suami yang notabene seorang kepala keluarga tidak bisa menjadi seorang decision maker?!?!? dimana izzah seorang suami?

Seorang suami yang benar, harusnya bisa menjadi pemimpin bagi kaum wanita.

Bukannya menjadi tunduk dan selalu patuh dengan kemauan istri.

Kita tahu bahwasanya seorang laki-laki akan diminta pertanggung jawabannya terhadap 4 orang wanita yaitu Istri, ibu, Saudara Perempuan dan anak perempuan.

Wajarlah jika dalam islam laki-lakilah yang paling banyak mendapat bagian dalam hal harta warisan. karena tanggung jawab mereka yang berat. Dalam alqur’anpun Alloh SWT berfirman: “Kaum laki-laki adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian mereka (laki-laki) atas sebagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta-harta mereka… ” (Q.S. An Nisa: 34 ).

Bagaimana dengan kalangan Ikhwan-akhwat sekarang ini?

Akhir-akhir ini saya pribadi seringkali menemukan ummahat yang dengan tidak malu mengenakan kaos kaki ketika keluar rumah, tidak menggunakan manset, mengenakan jilbab yang terlalu tipis dan ketat, ditambah belahan-belahan samping atau belahan belakang, bahkan banyak juga yang menggunakan kerudung yang agak pendek sampai-sampai terkenal sebuah jargon dikalangan ummahat “semakin tinggi ilmunya, maka semakin tinggi (makin naik) kerudungnya)”!!!

Sering saya bertanya-tanya, kok bisa yah suaminya membiarkan hal ini?

Hai Para suami!

Kemanakah peranmu selama ini?

Hanya karena istrimu juga sama-sama bekerjakah, sehingga engkau membiarkan hal ini?

Atau bahkan karena gaji istrimu yang lebih tinggi daripada gajimu?

Kemana tanggung jawabmu hai para suami?

Tahukah engkau para suami, Perilaku istrimu yang mendapat persetujuan mu kelak akan dipertanggung jawabkan hanya olehmu sendiri?

Sanggupkah engkau memikul dosa istrimu, disamping engkau harus menanggung dosamu sendiri?

Oleh: hendryfikri | Juli 10, 2009

Seminggu Naik KRL

Alhamdulillah akhirnya dah mulai nulis lagi.
Seminggu ini bener-bener Muales Nulis…
Gimana ndak males, bayangin aja seminggu harus naek KRL (Kereta Rel Listrik) bolak-balik Jakarta-Bojong Gede.
sampe kantor badan pegel-pegel, ngantuk, cuapek…

Istri sdg liburan seminggu dan pengen banget liburan ke Bojong.
Maklum lah dia Guru, liburnya ngikut anak-anak sekolah.
Demi memenuhi keinginan sang istri, terpaksa deh Bolak-balik Jakarta-Bojong Gede.

Mo naek Motor…. Wah, gak deh. muacet dan jauhnya gak ketulungan.
kalo diukur nih, kira-kira 65 km dari slipi ke bojong gede. berarti bolak-balik bisa sampai 130 km!!!
So, pilihan yang paling cepat dan murah ya naik KRL.

Mulailah kucari data-data perjalanan KRL.
ternyata ada situsnya. http://www.krl.co.id/index.php/Jadwal.html
lumayan lengkap sih, mulai dari jam datang sampai dengan jam berangkat kereta tiap stasiun.
jenis kereta (ekonomi, AC, ekspress), dan juga relasi (rute) kereta tersedia di webiste milik KAI itu.
sepertinya KAI sudah mulai berbenah untuk meningkatkan pelayanannya.

Kekurangan situsnya, harga tiket tidak semua dicantumkan, hanya tiket kelas ekonomi dan abudemen saja itupun tidak lengkap.
selain itu, keluhan dan komplain pengguna jasa KRL ini tidak ditampilkan. (mungkin saran dan kritik dari pelanggan untuk intern saja kale’, atau lebih banyak kritikan-kritikan pedas sehingga pihak KAI sendiri emoh menanggapi?!?!?!

Tapi, intinya pelanggan sudah banyak terbantu dari situs ini termasuk aku sendiri.
So, berbekal dengan jadwal kereta yang kudapat dari internet. mulailah hari pertamaku beraktifitas dengan KRL.
Berangkat pukul 6 tepat dari rumah. ku kendarai sepeda motorku menuju stasiun Bojong gede.
Sebenarnya Tempat tinggal orang tuaku ini lebih dekat kearah bogor dibandingkan dengan bojong gede. suasananyanya pun masih terasa dingin. jarak dari stasiun ke rumah hampir 12 km. sehingga butuh waktu 20 menit untuk mencapai stasiun. Brrrrrr….. dinginn….

Sampai di stasiun kutitipkan motorku ditempat penitipan motor. cukup ramai disini. hampir satu buah kios penitipan bisa menampung 30-50 motor. tergantung luas areanya juga sih. Tarifnya pun lumayan murah hanya 2rb sehari.
Betapa beruntungnya jika punya lahan disini. dengan hanya duduk-duduk saja uang sudah mengalir setiap hari. jika tiap hari ada 50 motor berarti 100rb sudah bisa ia kantongi.
pendapatan yang hampir sama dengan yang kudapat. dan mereka tidak perlu pakai kemeja , sepatu seperti diriku ini. hanya bermodalkan kaos oblong, sandal jepit, badan kekar dan sedikit wajah sangar. yah, mungkin sudah takdir mereka.

Sampai di stasiun kubeli tiket kelas ekonomi yang super murah. “anak sekolahkan pada libur, pasti kereta gak terlalu padat” pikirku.
Dan tak lama kemudan datanglah kereta KRL yang ditunggu-tunggu.
Walah…. Puadet benerrrr…. baru distasiun bojong saja dah sepadat ini.
memang rata-rata yang naik satu nasib denganku. sama-sama mengais uang di jakarta.
Namanya juga ekonomi, hampir setiap stasiun berhenti.
Dan parahnya lagi, disetiap pemberhentian stasiun, penumpangnyapun semakin bertambah. Dorong!!!! dorong teruss!!! begitu teriak penumpang yang akan masuk ke gerbong.
walhasil, sesak napas, panas dan gerah, badan terhimpitpun tidak bisa dihindarkan. Belum lagi aroma-aroma kurang sedap dari para penumpang, entah mereka sengaja atau tidak mandi pagi tadi. (Jadilah diriku Mirip sekali ikan Pepes….)
Aku sendiri merasakan badanku sudah terjepit oleh sikut, kaki, punggung bahkan tas-tas bawaan orang-orang di sekitarku. keringat mulai bercucuran dimana-mana. setiap kali kereta berhenti mendadak penumpang dibagian tengah yang tidak mempunyai pegangan menjatuhkan dirinya. Hkkkkkk…. (makin sesak nih….).
Setelah berdesak-desakan untuk keluar, akhirnya sampai juga di stasiun cawang. aku istrirahat sejenak mengusap keringat yang dari tadi mengucur deras diseluruh tubuh. ”ampunnnn… gak lagi-lagi deh…. “
kulanjutkan perjalananku dengan naik bus P6 jurusan Slipi-Grogol. Alhamdulillah sampai juga aku di kantor jam 8 Pagi, lumayan pagi sih karena jam kantor baru mulai pukul 9 pagi.

Setelah kapok naik KRL ekonomi, Esoknya kualihkan pilihanku pada ekonomi AC, meskipun agak mahal sedikit dan tetap tidak mendapat tempat duduk, tapi aku masih bisa menghirup udara AC, dan tidak terlampau penuh sesak seperti KRL ekonomi.

Sesekali jika badan terasa pegal-pegal dan tidak enak badan. kupaksakan juga berangkat kerja, tapi kubeli tiket KRL ekspress ketika pulang, “sekali-kali kan ndak pa2”
Memang terasa sekali bedanya kereta ini. Jika di KRL ekonomi terasa tidak sedap baunya Orang-orang disini rata-rata masih terlihat rapi dan wangi, bahkan di kereta ini setiap orang terasa bebas sekali menggunakan HP-nya, sampai-sampai blackberry-pun tidak asing terlihat disini.
Hal yang sangat jarang dilihat di KRL ekonomi, jangankan mengeluarkan Hape, kalo bisa nih hape disilent agar tidak ada yang tahu kita sedang bawa hape. yah, tahu sendirilah di KRL ekonomi merupakan sasaran empuk bagi para copet.

Dari pengalaman seminggu naik KRL ini kudapati banyak sekali pengalaman berharga. salah satunya aku banyak melihat bagaimana teguhnya perjuangan para pengguna KRL ini. aku saja yang baru seminggu sudah merasa jenuh dan sangat letih . Tetapi mereka, setiap harinya harus berjibaku dengan penumpang KRL lain, karena memang resiko pekerjaaan yang mereka tanggung, belum lagi perjuangan para pengguna KRL ekonomi yang super murah itu, karena memang kondisi keuangan mereka yang pas-pasan! seringkali tak kuat aku melihatnya…
Ya alloh, Beri kesabaran pada mereka, kuatkan mereka semua…..

Rekapitulasi jadwal perjalananku selama seminggu naik KRL Jakarta-Bojong Gede:
Berangkat :
Jam 6.00 sampai stasiun Jam 6.20, motor diparkir di penitipan Rp.2000
Jam 6.30 naik KRL Ekonomi AC, Turun di stasiun Cawang Jam 7.25, Rp.5500
dari stasiun Cawang Jalan kaki 200 m untuk Naik Bus P.6 Jurusan Kp.rambutan-Grogol,
sampai Slipi Jam 8.00 Rp. 2.500.
Pulang :
Jam 17.00 naik Angkot M09 Turun di Stasiun Tanah Abang.
sampai stasiun jam 17.20 Ongkos Rp. 2000
Jam 17.35 Naik KRL Ekonomi AC Jurusan Tn Abang-Depok (hanya sampai Depok)
Trun di stasiun Depok lama jam 18.35 Ongkos Rp.5.500, maghrib dulu distasiun.
jam 18.50 Naik KRL ekonomi ke Bogor Rp. 1000.
Sampai stasiun Bj. Gede jam 19.20. Naik Motor sampai Rumah Jam 19.45.
Total Biaya Sehari Rp.18.500
Oleh: hendryfikri | Juli 7, 2009

Facebook Mulai Tunjukkan Watak Aslinya

http://www.eramusli m.com/berita/ nasional/ facebook- mulai-tunjukkan- watak-aslinya. htm

Facebook Mulai Tunjukkan Watak Aslinya
Facebook mulai bikin ulah. Situs jejaring sosial yang lagi booming di kalangan masyarakat baik muda maupun tua ini, mulai menunjukkan watak aslinya yang anti dengan hal-hal yang berhubungan dengan Jihad dan Islam.

Situs jejaring sosial besutan Mark Zuckenberg ini, telah menghapus beberapa account yang selalu gencar menyuarakan Islam dan Jihad di dunia maya.
Salah satunya adalah grup Cyber Jihad Community yang dibuat oleh Muhammad Jibriel Abdul Rahman (nick name Prince of Jihad) yang juga merupakan pimpinan dari Ar Rahmah Media.
Jika Irhabi 007 bisa mengguncang dunia dengan nama irhabi-nya yang mampu menembus semua jaringan situs-situs musuh, maka lain lagi dengan Prince of Jihad, selain jaringan arrahmah.com yg dimiliki olehnya, dia juga membuat beberapa grup di situs jejaring sosial facebook yang digunakannya untuk menyuarakan Islam dan Jihad serta membakar semangat para pemuda Islam.

Tak hanya profil grup yang ditendang dari komunitas facebook, administrator grup ini pun ikut menjadi korban kearoganan facebook sebagai sebuah situs ternama di dunia, termasuk account milik Muhammad Jibriel Abdul Rahman.
Grup yang telah memiliki ribuan anggota dan penggemar ini memang sangat nyaring menyuarakan Islam dan Jihad di ranah situs jejaring sosial facebook.
Tak heran, para petinggi facebook merasa gerah akan sepak terjang grup ini.
Mereka akhirnya menghapus grup Cyber Jihad Community dari keanggotaan facebook, tak tanggung-tanggung beserta para kru pembuat grup tersebut.

Sejak dihapusnya grup Cyber Jihad Community dan para administratornya, komentar berdatangan masuk ke account Ar Rahmah di facebook, “wah, bener2 menyedihkan. berarti facebook zionis dunk..” ujar salah satu komentar.
“Al Qur’an memang tidak pernah salah….orang kafir tidak akan ridho selamanya… …” ujar komentar lain menambahkan.
Bahkan ada komentar yang sangat pedas yang ditulis oleh salah satu anggota Cyber Jihad Community, “Anti-jihad wajib dibasmi!”
“Finally, it realized. see! ‘they’ cut the tongue of those who speak the truth,” komentar lain menambahkan.

Anehnya, banyak grup lain yang juga menyuarakan ideologi seperti sosialisme dan kapitalisme atau grup-grup yang menyuarakan rasisme, namun hingga kini mereka masih saja bertahan.
Apakah facebook merasa takut atau terancam akan hadirnya grup Cyber Jihad Community ini?

Mungkin akan banyak komentar yang mengatakan, kenapa harus pakai Facebook yang jelas-jelas punya orang kafir dan Yahudi pula yang jelas-jelas memusuhi Islam.
Justru disini kita sebagai umat Islam harus pintar memanfaatkan peluang dan sarana.
Facebook yang punya musuh Islam kita manfaatkan untuk kepentingan Islam.
Seperti para mujahidin Afghan yang banyak memanfaatkan peralatan militer milik Sovyet ataupun Amerika, yang digunakan untuk memerangi mereka dengan peralatan yang mereka buat sendiri.(fq/ arrahmah)

Oleh: hendryfikri | Juli 6, 2009

Hadits dan Ayat Alqur’an Tentang Pernikahan

“Sesungguhnya, apabila seorang suami memandang
isterinya (dengan kasih & sayang) dan isterinya juga
memandang suaminya (dengan kasih & sayang), maka
Allah akan memandang keduanya dengan pandangan kasih &
sayang. Dan apabila seorang suami memegangi jemari
isterinya (dengan kasih & sayang) maka berjatuhanlah
dosa-dosa dari segala jemari keduanya” (HR. Abu Sa’id)

“Shalat 2 rakaat yang diamalkan orang yang sudah
berkeluarga lebih baik, daripada 70 rakaat yang
diamalkan oleh jejaka (atau perawan)” (HR. Ibnu Ady
dalam kitab Al Kamil dari Abu Hurairah)

“Dan diantara tanda-tanda kekuasaanNya ialah Dia
menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu
sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram
kepadanya, dan dijadikanNya diantaramu rasa kasih dan
sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar
terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” (Ar-Ruum
21)

“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara
kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba
sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang
perempuan. JIKA MEREKA MISKIN ALLAH AKAN MENGKAYAKAN
MEREKA DENGAN KARUNIANYA. Dan Allah Maha Luas
(pemberianNya) dan Maha Mengetahui.”
(An Nuur 32)

“Dan segala sesuatu kami jadikan berpasang-pasangan,
supaya kamu mengingat kebesaran Allah” (Adz Dzariyaat
49)

“Janganlah kalian mendekati zina, karena zina itu
perbuatan keji dan suatu jalan yang buruk” (Al-Isra
32)

“Dialah yang menciptakan kalian dari satu orang,
kemudian darinya Dia menciptakan istrinya, agar
menjadi cocok dan tenteram kepadanya” (Al-A’raf 189)

“Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang
keji, dan laki-laki yang keji adalah buat
wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang
baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki
yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)”
(An-Nur 26)

“Berikanlah mahar (mas kawin) kepada wanita (yang kamu
nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan” ( An
Nisaa : 4)

“Nikah itu sunnahku, barangsiapa yang tidak suka,
bukan golonganku” (HR. Ibnu Majah, dari Aisyah r.a.)

“Empat macam diantara sunnah-sunnah para Rasul yaitu :
berkasih sayang, memakai wewangian, bersiwak dan
menikah” (HR. Tirmidzi)

“Janganlah seorang laki-laki berdua-duan (khalwat)
dengan seorang perempuan, karena pihak ketiga adalah
syaithan” (HR. Abu Dawud)

“Wahai para pemuda, siapa saja diantara kalian yang
telah mampu untuk kawin, maka hendaklah dia menikah.
Karena dengan menikah itu lebih dapat menundukkan
pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan barang siapa
yang belum mampu, maka hendaklah dia berpuasa, karena
sesungguhnya puasa itu bisa menjadi perisai baginya”
(HR. Bukhori-Muslim)

“Janganlah seorang laki-laki dan wanita berkhalwat,
sebab syaithan menemaninya. Janganlah salah seorang di
antara kita berkhalwat, kecuali wanita itu disertai
mahramnya” (HR. Imam Bukhari dan Iman Muslim dari
Abdullah Ibnu Abbas ra).

“Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan Hari Akhir,
hendaklah tidak melakukan khalwat dengan seorang
wanita yang tidak disertai mahramnya, karena
sesungguhnya yang ketiga adalah syetan” (Al Hadits)

“Dunia ini dijadikan Allah penuh perhiasan, dan
sebaik-baik perhiasan hidup adalah istri yang
sholihah” (HR. Muslim)

“Jika datang (melamar) kepadamu orang yang engkau
senangi agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah ia
(dengan putrimu). Jika kamu tidak menerima
(lamaran)-nya niscaya terjadi malapetaka di bumi dan
kerusakan yang luas” ( H.R. At-Turmidzi)

“Barang siapa yang diberi istri yang sholihah oleh
Allah, berarti telah ditolong oleh-Nya pada separuh
agamanya. Oleh karena itu, hendaknya ia bertaqwa pada
separuh yang lain” (HR. Al-Hakim dan At-Thohawi)

“Jadilah istri yang terbaik. Sebaik-baiknya istri,
apabila dipandang suaminya menyenangkan, bila
diperintah ia taat, bila suami tidak ada, ia jaga
harta suaminya dan ia jaga kehormatan dirinya” (Al
Hadits)

“Tiga golongan yang berhak ditolong oleh Allah : 1.
Orang yang berjihad / berperang di jalan Allah. 2.
Budak yang menebus dirinya dari tuannya. 3. Pemuda / i
yang menikah karena mau menjauhkan dirinya dari yang
haram” (HR. Tirmidzi, Ibnu Hibban dan Hakim)

“Wahai generasi muda! Bila diantaramu sudah mampu
menikah hendaklah ia nikah, karena mata akan lebih
terjaga, kemaluan akan lebih terpelihara”
(HR. Bukhari dan Muslim dari Ibnu Mas’ud)

“Kawinlah dengan wanita yang mencintaimu dan yang
mampu beranak. Sesungguhnya aku akan membanggakan kamu
sebagai umat yang terbanyak” (HR. Abu Dawud)

“Saling menikahlah kamu, saling membuat keturunanlah
kamu, dan perbanyaklah (keturunan). Sesungguhnya aku
bangga dengan banyaknya jumlahmu di tengah
umat yang lain” (HR. Abdurrazak dan Baihaqi)

“Seburuk-buruk kalian, adalah yang tidak menikah, dan
sehina-hina mayat kalian, adalah yang tidak menikah”
(HR. Bukhari)

“Diantara kamu semua yang paling buruk adalah yang
hidup membujang, dan kematian kamu semua yang paling
hina adalah kematian orang yang memilih hidup
membujang” (HR. Abu Ya¡Â?la dan Thabrani)

“Dari Anas, Rasulullah SAW. pernah bersabda : Barang
siapa mau bertemu dengan Allah dalam keadaan bersih
lagi suci, maka kawinkanlah dengan perempuan
terhormat” (HR. Ibnu Majah,dhaif)

“Rasulullah SAW bersabda : Kawinkanlah orang-orang
yang masih sendirian diantaramu. Sesungguhnya, Allah
akan memperbaiki akhlak, meluaskan rezeki, dan
menambah keluhuran mereka” (Al Hadits)

“Barangsiapa yang menikahkan (putrinya) karena silau
akan kekayaan lelaki meskipun buruk agama dan
akhlaknya, maka tidak akan pernah pernikahan itu
dibarakahi-Nya, Siapa yang menikahi seorang wanita
karena kedudukannya, Allah akan menambahkan kehinaan kepadanya,
Siapa yang menikahinya karena kekayaan, Allah hanya akan
memberinya kemiskinan, Siapa yang menikahi wanita
karena bagus nasabnya, Allah akan menambahkan
kerendahan padanya, Namun siapa yang menikah hanya
karena ingin menjaga pandangan dan nafsunya
atau karena ingin mempererat kasih sayang, Allah
senantiasa memberi barakah dan menambah kebarakahan
itu padanya” (HR. Thabrani)

“Janganlah kamu menikahi wanita karena kecantikannya,
mungkin saja kecantikan itu membuatmu hina. Jangan
kamu menikahi wanita karena harta / tahtanya mungkin
saja harta / tahtanya membuatmu melampaui batas. Akan
tetapi nikahilah wanita karena agamanya. Sebab,
seorang budak wanita yang shaleh, meskipun buruk
wajahnya adalah lebih utama” (HR. Ibnu Majah)

“Dari Jabir r.a., Sesungguhnya Nabi SAW. telah
bersabda : Sesungguhnya perempuan itu dinikahi orang
karena agamanya, kedudukan, hartanya, dan
kecantikannya ; maka pilihlah yang beragama” (HR.
Muslim dan Tirmidzi)

“Wanita yang paling agung barakahnya, adalah yang
paling ringan maharnya” (HR. Ahmad, Al Hakim, Al
Baihaqi dengan sanad yang shahih)

“Jangan mempermahal nilai mahar. Sesungguhnya kalau
lelaki itu mulia di dunia dan takwa di sisi Allah,
maka Rasulullah sendiri yang akan menjadi
wali pernikahannya.” (HR. Ashhabus Sunan)

“Sesungguhnya berkah nikah yang besar ialah yang
sederhana belanjanya (maharnya)” (HR. Ahmad)

“Dari Anas, dia berkata : ” Abu Thalhah menikahi Ummu
Sulaim dengan mahar berupa keIslamannya” (Ditakhrij
dari An Nasa’i)

“Adakanlah perayaan sekalipun hanya memotong seekor
kambing.” (HR. Bukhari dan Muslim)

“Rasulullah Saw melarang laki-laki yang menolak kawin (sebagai alasan)
untuk beralih kepada ibadah melulu.” (HR. Bukhari)

“Sesungguhnya dunia seluruhnya adalah benda (perhiasan)
dan sebaik-baik benda (perhiasan) adalah wanita (isteri) yang sholehah”. (HR. Muslim)

“Rasulullah Saw bersabda kepada Ali Ra: “Hai Ali, ada tiga perkara yang janganlah
kamu tunda-tunda pelaksanaannya, yaitu shalat apabila tiba waktunya,
jenazah bila sudah siap penguburannya, dan wanita (gadis atau janda)
bila menemukan laki-laki sepadan yang meminangnya.” (HR. Ahmad)

“Seorang janda yang akan dinikahi harus diajak bermusyawarah
dan bila seorang gadis maka harus seijinnya (persetujuannya),
dan tanda persetujuan seorang gadis ialah
diam (ketika ditanya). “(HR. Tirmidzi dan Ibnu Majah)

“Kawinilah gadis-gadis, sesungguhnya mereka lebih sedap mulutnya
dan lebih banyak melahirkan serta lebih rela
menerima (pemberian) yang sedikit.”(HR. Ath-Thabrani)

“Janganlah seorang isteri memuji-muji wanita lain di hadapan
suaminya sehingga terbayang bagi suaminya seolah-olah dia
melihat wanita itu.” (HR. Bukhari)

“Seorang isteri yang ketika suaminya wafat meridhoinya maka
dia (isteri itu) akan masuk surga. “(HR. Al Hakim dan Tirmidzi)

“Hak suami atas isteri ialah tidak menjauhi tempat tidur suami
dan memperlakukannya dengan benar dan jujur, mentaati perintahnya
dan tidak ke luar (meninggalkan) rumah kecuali dengan ijin suaminya,
tidak memasukkan ke rumahnya orang-orang
yang tidak disukai suaminya. “(HR. Ath-Thabrani)

“Tidak sah puasa (puasa sunah) seorang wanita yang suaminya
ada di rumah, kecuali dengan seijin suaminya. “(Mutafaq’alaih)

“Tidak dibenarkan manusia sujud kepada manusia, dan
kalau dibenarkan manusia sujud kepada manusia, aku akan
memerintahkan wanita sujud kepada suaminya karena
besarnya jasa (hak) suami terhadap isterinya.”(HR. Ahmad)

“Apabila di antara kamu ada yang bersenggama dengan isterinya
hendaknya lakukanlah dengan kesungguhan hati. Apabila selesai
hajatnya sebelum selesai isterinya, hendaklah dia sabar menunggu
sampai isterinya selesai hajatnya. “(HR. Abu Ya’la)

“Apabila seorang di antara kamu menggauli isterinya,
janganlah menghinggapinya seperti burung
yang bertengger sebentar lalu pergi. “(HR. Aththusi)

“Seburuk-buruk kedudukan seseorang di sisi Allah pada
hari kiamat ialah orang yang menggauli isterinya dan isterinya
menggaulinya dengan cara terbuka lalu suaminya mengungkapkan
rahasia isterinya kepada orang lain. “(HR. Muslim)

“Sesungguhnya wanita seumpama tulang rusuk yang bengkok.
Bila kamu membiarkannya (bengkok) kamu memperoleh
manfaatnya dan bila kamu berusaha meluruskannya
maka kamu mematahkannya. “(HR. Ath-Thahawi)

“Talak (perceraian) adalah suatu yang halal yang
paling dibenci Allah. “(HR. Abu Dawud dan Ahmad)

“Ada tiga perkara yang kesungguhannya adalah kesungguhan (serius)
dan guraunya (main-main) adalah kesungguhan (serius), yaitu perceraian,
nikah dan rujuk. “(HR. Abu Hanifah)

“Apabila suami mengajak isterinya (bersenggama) lalu isterinya
menolak melayaninya dan suami sepanjang malam jengkel
maka (isteri) dilaknat malaikat sampai pagi. “(Mutafaq’alaih)

“Allah tidak akan melihat (memperhatikan) seorang lelaki yang
menyetubuhi laki-laki lain (homoseks) atau yang
menyetubuhi isteri pada duburnya. “(HR. Tirmidzi)

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori